Senin, 10 Oktober 2011

Cerpen Anak 100 kata : (tips dan trik)

beberapa waktu lalu, saya blog walking ke beberapa tempat dan mendapatkan sebuah tulisan yang menarik dari sini, yang berisi : TANTANGAN Menulis Cerpen Anak100 Kata. Link tersebut saya dapatkan dari 3 orang kontak saya (Avelin, Lingga & Uchi)  yang  mengikuti lomba itu. Setelah membaca isinya, saya agak tertantang untuk mengkritisi beberapa karya yang diikutsertakan.

Menulis Cerita Anak merupakan hal yang gampang-gampang mudah (Jadi, nggak ada susahnya, khan?! ). Apalagi kalau hanya 100 kata. Namun begitu, justru hal ini yang membuat sebagian peserta sepertinya 'kehabisan ruang', padahal cerita mereka belum ‘tertuang’ sepenuhnya.
Pemborosan kata! Itulah yang seharusnya dihindari, ketika ruang ekspresi dibatasi. Salah satu cara adalah dengan  mengurangi dialog, yang biasanya sangat menguras kosa kata.
Selain harus menghemat ‘kosa kata’, ada beberapa ‘muatan’ yang perlu diperhatikan, agar sebuah karya (cerita) memiliki nilai lebih. Berikut ini beberapa tips singkat dalam menulis cerpen anak :

1. Sisipkan pesan moral dalam cerita.
Tulisan yang bagus adalah tulisan yang dapat memberikan pencerahan, mampu memberikan inspirasi positif pada pembaca (anak).
2. Pakailah bahasa yang mudah dimengerti dan dipahami oleh anak.
Dunia anak adalah dunia bermain. Dunia yang masih ‘polos’ dan lugu. Masukilah dunia mereka dan berbahasalah dengan bahasa mereka.
3. Buatlah tema yang unik, istimewa atau ide baru yang menyegarkan.
Sebelum mulai berkarya, pikirkan tema/ide yang membuat karya anda berbeda dengan karya lainnya. Orisionalitas akan menjadi ciri khas anda nantinya. Bila perlu, akhiri cerita dengan kejutan yang menyenangkan.

Nah, setelah membaca tips di atas, marilah kita  belajar mengkritisi beberapa karya berikut :

MURID SPESIAL (Karya : http://toramarimelompat.multiply.com)
Lonceng berdering sepuluh menit yang lalu, menandakan waktu untuk istirahat sudah habis. Seharusnya Ibu guru sudah di kelas dan sudah memulai mengajar pelajaran berikutnya. Tapi Ibu guru belum juga masuk kelas. Murid-muridnya pun berisik di dalam kelas. Mereka berbicara dan bercanda dengan teman-temannya.
Sampai Ibu guru datang dengan seorang anak perempuan yang berseragam rapi. Kelas mendadak hening. Terlihat anak-anak di kelas tersebut saling pandang. Wajah mereka terlihat bertanya-tanya.
    “Dia siapa, Bu?” Yara bertanya memecah keheningan.
    Ibu guru tersenyum. “Namanya Anita. Teman baru kalian.”
    “Tapi kenapa tangan kirinya tak ada jari?”
    “Karena Anita spesial.” Jawab Ibu guru sambil tersenyum.
Mengangkat tema kepedulian pada sesama, Cerpen ‘Murid Spesial’ ini terasa spesialnya. Hanya saja ada sedikit dialog yang terasa kurang pas atau agak canggung.
“Dia siapa, Bu?”  akan lebih pas bila diganti dengan “Siapa dia, Bu?”. Pada akhir dialog, akan lebih mengena bila diakhiri dengan Jawab Ibu guru, sambil membelai rambut Anita atau Ibu guru  tersenyum, sambil membelai rambut Anita.

Silat Camp (karya : http://ummuthoriq.multiply.com)
Murid-murid Padepokan Gajah Duduk tampak antusias. Hari ini akan diumumkan murid yang lolos ikut Silat Camp. Tiga orang murid terbaik akan diutus ke perkemahan silat selama masa liburan itu.
Suhu Talisoga akhirnya datang mengumumkan.
“Perhatian.. perhatian, yang berhak ikut silat camp tahun ini adalah Hobe, Pugu dan Napma.”
Ratni tersentak, tadi ia begitu yakin akan ikut silat camp karena setiap tahun terpilih. Ia adalah murid paling pintar. Sedangkan tiga orang terpilih, menurutnya paling payah.
“Hobe itu terlalu heboh, Pugu gugupan, Napma terlalu tampan paling hanya tebar pesona disana!” protesnya.
“Kamu juga terlalu…. percaya diri,” jawab Suhu Talisoga kalem.

kata-kata Silat Camp mengingatkan saya pada SuperCamp, Kemah musim panas bagi pelajar di Amerika yang tertinggal beberapa mata pelajaran. Namun justru setelah mengikuti SuperCamp, kemampuan mereka melebihi anak-anak lain.
Penataan kata dalam cerpen ini sudah sangat tepat, kecuali selama masa liburan itu yang semestinya kata ‘itu’ bisa dihilangkan. Perpaduan unsur ‘kejutan’ dan ‘pesan moral’  di akhir cerita membuat cerita ini terasa spesial.


Televisi (http://mejenk.multiply.com)
Bapak pernah bilang kalau televisi itu merusak.

“Kamu lihat, nak! Lampu petromak itu selalu dikerubuti serangga” Ucapnya sembari menunjuk petromak yang agak redup. Kami masih kecil ketika mendengar ucapannya itu.

Selepas Isya, kami berkumpul di teras rumah untuk mendengar kisah dan nasehat Bapak. Ibu pun tak lama bergabung sambil membawa ubi yang baru direbusnya. Silih berganti mereka bercerita Saur Sepuh, Aladin, Jenderal Soedirman, hingga dongeng Kabayan yang membuat kami terpingkal-pingkal.

Kini apa yang bapak ucapkan terbukti. Kami menjadi serangga, sedangkan televisi sebagai lampu petromaknya.
Hampir 24 jam penuh!

Lalu, dimana lagi dongeng-dongeng yang sering bapak dan ibu ceritakan dulu?
Cerita dengan alur flash back di atas terasa sangat kontemplatif bagi pembacanya. Sayangnya, cerpen ini kurang pas untuk anak. Pertama, karena ‘pesan moral’ yang diusungnya kemungkinan besar tidak ‘terbaca’ oleh anak-anak. Kedua, Gaya bertutur yang dipakai adalah gaya bertutur orang dewasa. Paragraf terakhir semakin menguatkannya : Kini apa yang bapak ucapkan terbukti. Kami menjadi serangga, sedangkan televisi sebagai lampu petromaknya. Hampir 24 jam penuh!

Sepeda Badu (http://trewelu.multiply.com)

Badu baru saja menggunakan uang tabungannya untuk membeli sepeda baru. Ia begitu bahagia karena tidak lagi harus jalan kaki ke sekolah.
Badrun adalah teman sekelas Badu. Dia seorang anak yatim. Setiap hari dia terlihat mengantuk di kelas.
“Badrun, kenapa kamu selalu terlihat mengantuk?” tanya Badu.
“Aku harus bangun dini hari untuk membantu ibuku membuat pisang goreng. Paginya aku berjalan kaki dari warung ke warung tempat ibu menitipkan pisang gorengnya untuk dijual,” jawab Badrun.
“Kalau begitu, sepedaku buat kamu saja, biar kamu tidak terlalu capek. Kamu lebih membutuhkannya daripada aku,” bantu Badu.
“Terima kasih Badu,” ujar Badrun dengan haru.

 Beberapa dialog diatas, sepertinya lebih bisa dimampatkan. “Aku harus bangun dini hari untuk membantu ibuku membuat pisang goreng. Paginya aku berjalan kaki dari warung ke warung tempat ibu menitipkan pisang gorengnya untuk dijual,” jawab Badrun.
Dialog tersebut agak terdengar janggal. Jarang seorang anak yang bisa berkata-kata panjang. Akan lebih ‘nyaman’ kedengarannya apabila dipenggal-penggal. Seperti ini, misalnya :
“Sebelum subuh, aku harus bangun. Membantu ibu membuat pisang goreng. Pagi  sebelum ke sekolah,  ku berjalan dari warung ke warung. Menitipkan pisang gorengnya,” ucap Badrun

MEONG (http://sinthionk.multiply.com)
“Kenapa Sayang?,” tanya Mama melihat Ria terburu-buru. “Ini Ma, Meong. Tadi Ria melihat langkah Meong pincang, dan sewaktu diperiksa ternyata kakinya berdarah,” kata Ria sedih melihat kucing yang sedang digendongnya.
Ria meletakkan Meong di atas meja dengan lembut, kemudian Mama mulai memeriksa luka Meong. “Ria, ambilkan kotak obat,” suruh Mama, dengan segera Ria bergegas mengambil kotak obat. Mama mengobati kaki Meong dengan hati-hati. Ria membantu Mama membersihkan luka dan memberikan obat merah di kaki Meong. Kemudian dengan lembut Mama membalut kaki Meong. “Nah, Meong, kakimu sudah selesai diobati. InsyaALLAH besok sembuh,” kata Ria, sambil membelai kepala kucingnya dengan lembut.

Penulis cerita di atas sangat pas menggambarkan dunia anak. Dunia yang polos, lugu, namun penuh keingintahuan. Sebuah pembelajaran yang bagus yang bisa dipetik, ‘semestinya kita menyayangi semua makhluk Tuhan.’

KEJUTAN BUNDA ( http://tiarrahman.multiply.com)

Sejuta bintang
Seribu harap
Satu cinta:
Ibunda

Intan memandang wajah ibundanya.
“Tak bolehkah sekali ini saja, Bunda?” rayunya.
Ibu bijak itu tak segera menjawab. Ia tersenyum lembut. Teduh. Sebelum akhirnya berkata, “Sabar ya sayang. Ibu punya sesuatu untukmu besok pagi.”
Mereka berdua meninggalkan toko mainan itu. Intan sesekali menatap boneka impiannya.
Malam itu sang bunda berjaga demi anaknya. Sesekali tangannya tertusuk jarum, tak dirasanya. Menjelang diri hari, selesai juga akhirnya. Hati-hati diletakkan boneka perca berkepang dua di samping bantal Intan.
Pagi-pagi Intan berlari, menghambur ke pelukan Ibundanya. “Makasih ya, Bunda. Bonekanya cantik sekali.”
Air mata Ibunda menetes. Bahagia.
Awalan cerita yang puitis membuat cerita ini memiliki nilai lebih. Walaupun anak-anak (mungkin)  tak bisa sepenuhnya menangkap makna yang tersirat, namun mereka tak perlu khawatir. Uraian kata-kata berikutnya akan memperjelasnya. Bahwa satu cinta dari ibunda, jauh lebih berharga dari taburan sejuta warna ‘bintang’.

TEYOT TEBLUNG KATAK DAN SINA UDANG (http://sulthanah.multiply.com)
Teyot Teblung Katak sangat senang.
Semalam hujan.
Kolam penuh air sekarang.
Teyot Teblung bermain gembira.
Ditemani sahabat terbaiknya.
“Hati-hati!” Sina Udang mengingatkan.
Teyot Teblung tak mendengarkan.
Dia terus bermain.
“Ayo, main denganku!” ajaknya.


Sina menggeleng.
Tak lagi menasehati teman yang bersuka hati.
Ada batu besar di tengah kolam.
“Asyik kayaknya, kalau aku berdiri di sana,” pikir Teyot Teblung.
Dia sekarang mengambil ancang-ancang.
“Satu, dua,…,” hitungnya dalam hati.
Sina memperhatikan dengan seksama.
“Byur!” suara itu yang terdengar.
Teyot Teblung basah kuyup sekarang.
“Kan tadi sudah kubilang agar berhati-hati,” Sina Udang berkomentar.
Teyot Teblung tersenyum masam.

CERITA ULAT (http://cabekriting.multiply.com)
”Kenapa kau makan terus, ulat? ” tanya sekuntum bunga.
”Ini tugasku di bumi,”  jawab ulat.
"Tidakkah  kau lihat rupamu? Kecil, gemuk  dan buruk.“
Si ulat tidak peduli  dan terus mengunyah daun dengan rakusnya. Sang bunga  berhenti mengejeknya  karena tidak dipedulikan oleh ulat. Tak lama ulat berhenti mengunyah dan bunga kembali tertawa mengejek.
”Perutmu sudah kenyang, ulat kecil? Hahahhaha."
Si ulat hanya terdiam dan tubuhnya kaku  sampai tiga minggu kemudian.
Pagipun  merekah.
”Hei, kemana ulat hijau jelek itu?” tanya sang bunga.
”Aku disini, wahai bunga. Aku sekarang mempunyai sayap hingga dapat melihat indahnya bumi dari atas sini.”
Ulat telah menjadi kupu-kupu.
Jarang-jarang ada cerita model fabel seperti dua cerita di atas, yang jenaka, namun mengandung makna. Salut buat sang penulisnya.

KUNANG-KUNANG (http://damuhbening.multiply.com)
"Ibu, ada kunang-kunang terperangkap di sarang laba-laba, adik tolongin ya?"
Terbang bebaslah sang kunang-kunang.
 o0o
Bulan berikutnya, ketika penjelajahan dilakukan oleh para anggota pramuka di satu kawasan lereng gunung, seorang anak tersesat tatkala mencari jejak. Bahkan hari telah melewati senja. Anak ini tak menemukan jalan kembali.

Ada kesedihan. Mulut kecilnya tampak komat-kamit, memanjatkan doa.

Sejenak, seberkas kecil tampak berkerlip melayang menghampirinya. Binatang bercahaya itu mengitari.
Sang bocah terdiam dari tangisnya, menatap tiap kerlipan dari sinar lembut itu.

Kunang-kunang kemudian menjauh, menghilang. Tak berselang, satu-satu dari dalam gelap berkerlipan ratusan sinar lembut. Membentuk alur menjauh ke satu arah.

Kunang-kunang menuntunnya ke perkemahan.
Cerita petualangan di atas, terasa akan lebih hidup seandainya setting tempatnya diperjelas. satu kawasan lereng gunung, bisa diganti dengan lereng gunung Lawu, bumi perkemahan Pacet/Cibubur, pinggir danau Ranu Gumbolo, dll. Kata  dari pada menatap tiap kerlipan dari sinar lembut itu sebenarnya bisa dieliminasi.
Terlepas dari hal itu, ide ‘kunang-kunang sebagai penuntun arah’ merupakan ide yang segar, yang mungkin merupakan ‘wacana baru’. Sebuah nilai pembelajaran yang bagus, juga diusung cerita ini. Bahwa ‘Melalui caraNya, Tuhan menolong orang-orang yang gemar menolong sesama’.

Setelah membaca beberapa karya (dengan tidak menafikkan cerita-cerita lainnya), beberapa cerita berikut berpeluang besar menjadi pemenang Lomba :

1.   KUNANG-KUNANG (http://damuhbening.multiply.com)
2.  KEJUTAN BUNDA ( http://tiarrahman.multiply.com)
3.  MURID SPESIAL (http://toramarimelompat.multiply.com)
4. TEYOT TEBLUNG KATAK DAN SINA UDANG (http://sulthanah.multiply.com)
5.  Silat Camp (karya : http://ummuthoriq.multiply.com)
6. CERITA ULAT (http://cabekriting.multiply.com)
7. Ci Bimbim (http://duniauchi.multiply.com)
8. Kelereng (http://Smallnote.multiply.com)
9. MEONG (http://sinthionk.multiply.com)

Sumber :
http://saturindu.multiply.com/journal/item/211

Kamis, 06 Oktober 2011

Tips Internet Sehat

green internet,internet hijau,internet sehat

Internet merupakan media yang bukan menjadi teknologi untuk mempermudah hidup saja, tetapi sudah menjadi gaya hidup bagi setiap orang yang terhubung dengannya, apalagi dengan perkembangan web 2.0 yang sudah semakin mutakhir dan canggih serta memudahkan setiap orang untuk berinteraksi lebih instens satu sama lain tanpa harus bergerak menuju posisi yang berdekatan

sebagai contoh, waktu dahulu kita harus bertemu seseorang untuk berbicara dan berkomunikasi satu sama lain, lalu teknologi zaman meningkat lagi dengan adanya teknologi telephone yang kita hanya bisa berkomunikasi dengan suara tanpa melihat fisik lalu teknologi zaman meningkat lagi dengan perkembangan website 1.0 yang berperan sebagai media informasi satu arah karena kita tidak dapat berinteraksi didalamnya, lalu berkembang lagi menjadi web 2.0 yang memungkinkan kita berpartisipasi satu sama lain dan berinteraksi antar pengguna, mungkin di waktu yang akan datang dengan semakin canggih dan cepatnya koneksi internet, kita dapat berinteraksi dengan langsung masuk ke sistem, seperti di film matrix (mungkin lho :D)

Namun, dibalik semua kemudahan itu, kita tidak dapat menyangkal jika teknologi internet juga merupakan suatu masalah yang dapat mempengaruhi 4 kesehatan dalam kehidupan kita, yaitu:

1. Kesehatan Lingkungan kita(alam)
2. Kesehatan fisik
3. Kesehatan psikologis
4. Kesehatan sosial

nah bagaimana tips sederhana untuk mencegah internet menggerogoti 4 kesehatan dalam kehidupan kita????

berikut beberapa tipsnya:

  1. Tetapkan jadwal untuk berinternet ria, ini penting karena jangan sampai internet kita menjadi kelewat dan melupakan kewajiban kita
  2. Tetapkan niat dan maksud kita sebelum berinternet ria, misalnya jika anda sedang mencari jurnal untuk tugas kerja atau studi anda, maka fokuslah kesana, hindari iseng-iseng membuka halaman tertentu, karena hanya akan mengalihkan fokus anda dan membuang waktu berharga anda
  3. Tetapkan waktu yang ingin dicapai saat berinternet, serta tentukan pula toleransi waktu jika waktu yang ingin dicapai sudah lewat (tentukan injury time)
  4. Sempatkan waktu untuk melakukan hubungan sosial dan kegiatann sosial lainnya dilingkungan anda, minimal saat event-event atau hari-hari besar dan libur nasional, jangan saat momentum itu tiba, anda masih bergulat saja dengan internet dan justru mengobrol dengan seseorang melalui internet. Hal ini penting karena kita mahluk sosial yang butuh berkomunikasi dengan seseorang bukan hanya dari ketikkan tangan kita saja, namun seluruh tubuh kita harus berkomunikasi dengan orang lain
  5. Gunakan software pemercepat (accelerator) yang meningkatkan kinerja dan performa web browser anda, misalnya jika anda menggunakan firefox, anda bisa menggunakan speedy fox
  6. Lakukan tweak untuk mempercepat browsing (bagi yang menggunakan firefox bisa melakukannya melalui about:config, untuk tweaking ini next article yah :D )
  7. Lakukan peregangan otot-otot, minimal setiap 30 menit atau satu jam, selama minimal 5 menit, peregangan otot ini penting dan jangan tunggu sampai badan anda merasa pegal
  8. Lakukan istirahat minimal satu jam sekali selama 10 menit
  9. Hentikan melihat ke layar monitor, dan mulai menatap objek yang jauh untuk beberapa saat, hal ini perlu dilakukan untuk mencegah stress pada otot lensa mata anda karena terus menerus dipaksa berkontraksi pada kondisi yang sama terus menerus, lakukan hal ini dalam interval yang tetap dan jangka waktu yang kira-kira bersamaan
  10. Jika ingin melakukan pencarian di internet, lakukan dengan menggunakan widget yang ada pada browser masing-masing, misalnya pada firefox atau opera, anda bisa memanfaatkan kolom search yang letaknya di kanan atas, atau pada firefox bisa langsung menggunakan shortcut firefox dengan menekan kombinasi ctrl+k atau jika anda menggunakan Google chrome, ketikkan saja apa yang ingin anda cari pada address bar, karena address bar google chrome sudah terintegrasi dengan mesin pencari Google
  11. dan jika mendownload file, gunakanlah software download manager maupun dowanload accelerator untuk mempercepat proses download anda dan mengefisienkan waktu anda, dengan ini anda bisa berkontribusi dalam green computing karena semakin cepat proses download anda, semakin cepat pula anda mengistirahatkan komputer anda, dan semakin hemat energi yang anda gunakan, serta semakin kecil pula polusi yang anda sumbangkan :)

Nah, itulah beberapa tips sederhana, yang mungkin masih belum lengkap karena keterbatasan saya sebagai manusia biasa, jika ada yang ingin menambahkan, silahkan berkomentar di kolom komentar :)

o,iya tips ini berlaku bagi kalangan dewasa, namun bukan berarti tidak berlaku bagi yang tergolong anak di bawah umur menurut undang-undang, karena tips ini tidak memuat tips-tips esensial untuk anak di bawah umur menurut UU tsb, yang biasanya sangat terkait dengan norma dan moralitas

Selasa, 04 Oktober 2011

Doa VS Sial


Doa VS Sial
Oleh : Riyadi Hidayat

Motor tua milik Pak Lik mulai di panaskan. Biasanya kalau tidak dipanaskan motor itu mogok dijalan. Seperti manusia saja, sebelum olah raga juga dilakukan pemanasan supaya tidak terjadi cedera ringan. Dan akan meringankan gerakan ketika mulai melakukan berbagai kegiatan olah raga.
“ Pak Lik, akan kemana kita nanti?”. Tanyaku pada Pak Lik.”Kita nanti akan nengok nenek di rumah sakit, soale Pak Lik tadi ditelpon sama Bu De kalo nenek katanya jatuh dari motor, waktu dibonceng Bu De”.Jawab Pak Lik Joko adik Bapak yang tinggal di rumahku sejak aku kecil.
Motor yang dipanaskan tadi keliatannya sudah cukup panas, kemudian Lik Jo matikan supaya bensin yang tersisa hampir separo tidak berkurang dan cukup untuk perjalanan ke Rumah Sakit. “Endro, ayo kita berangkat biar nanti pulangnya tidak terlalu malam”. Kata Lik Jo mengajakku.” Iya Pak Lik”.Jawabku.Lik Jo mulai menyalakan motor tua itu. “Bremmm. Bremmmm”. Suara motor terdengar khas, suara motor tua buatan Jepang tahun 70-an.“ Ok, kamu dah siap Ndro? Jangan lupa doa dulu Yuk, Bismillahirrohmanirrohim”. Apapun aktifitasnya dalam keluargaku selalu membiasakan berdoa sebelum beraktifitas.
Motorpun mulai melaju menyusuri jalan-jalan daerah pinggiran kota. Nampak lalu lalang kendaraan ramai sore itu. Biasanya kalau sore akan terlihat ramai banyak pekerja dari kantor maupun tempat kerja lain pulang ke rumahnya masing-masing yang letaknya di perkampungan pinggiran kota. Kebetulan Rumah Sakit tempat nenek di obati berada di pinggir kota.“Dor!” terdengar suara keras memekakan telinga. Lik Jo berusaha mengendalikan motor yang kita tumpangi. Hampir-hampir kita berdua mau jatuh karena motor tidak bisa berjalan stabil. “Hati-hati Lik!”. Teriakku.”Pegangan erat-erat Ndro”Jawab Lik Jo sambil berusaha mengendalikan motor.
Pelan-pelan gas dan rem mulai Lik Jo atur. Motor akhirnya pelan-pelan berhenti menepi ke pinggir jalan. “Wah ternyata ban motor belakang bocor, Ndro”. Lik Jo memberitahuku.. “Kita harus cari tambal ban, Pak Lik”.saranku pada Lik Jo. “Bener Ndro ini memang harus di tambal, kita harus nyari dekat sini”. Lik Jo menanggapinya. “Itu disana ada Lik, di seberang jalan ada tambal ban”. Aku menunjukan pada Lik Jo tempat tambal ban. “Beruntung Ndro, kita selamat dan kita langsung dapat tambal ban, Pak Lik tidak bisa bayangkan kalau tidak terkendali apa jadinya kita”. Lik Jo bersyukur atas kejadian itu karena masih selamat.
“Permisi Pak, mau tambal ban”. Tanya Lik Jo pada Tukang tambal ban. “ Oh iya Dik, kenapa ban motornya?”. Tanya Tukang tambal ban yang usianya 50an seumuran Ayahku.”ini Pak tadi dijalan tiba-tiba meletus”. Jawab Lik Jo. “hmhm…Coba saya cek, Iya Dik ada paku yang menusuk ban, ini perlu diganti ban dalemnya, soalnya tadi selama bocor, roda di paksa berputar sehingga pakunya menggores ban dalam jadinya banyak yang bocor mending diganti saja”. Tukang tambal ban itu menunjukan ban dalam yang tertusuk dan tergores paku.
“ Beruntung kalian berdua tidak apa-apa, padahal daerah situ memang sering terjadi kecelakaan”. Tukang tambal bercerita. “Iya pak kita berdua besyukur, untung tadi masih terkendali dan pas tidak ada kendaraan besar lewat”. Jawab Lik Jo. “Lho hampir jatuh kok bersyukur, gimana lik Jo ini, kan sial namanya”. Aku protes sama Lik Jo. “Iya tetap bersyukur, iya kan Pak?”. Menjawab sambil menengok ke Tukang tambal ban. “ Betul Nak, kalian harus bersyukur karena tidak timbul cedera, kamaren saja selama lebaran didaerah situ beberapa kali sering terjadi kecelakaan, makanya  kalau kemana-kemana berdoa dulu”. Tukang tambal itu memberi nasehat.”Benar Pak, karena kita itu hanya bisa minta perlindungan pada Tuhan”. Lik Jo menambahkan. “ Betul Dik, tapi jangan lupa juga perlengkapan berkendara juga harus  lengkap seperti jaket pelindung badan dan yang paling peting helm harus dipakai walaupun jarak dekat. Trus di cek juga kendaraannya apakah dalam kondisi baik atau tidak. Dan jangan lupa kalau ban gembes atau bocor bawa kesini Bapak ahlinya he….”. Jawab tukang tambal ban sambil bercanda.
Tak terasa ternyata sambil ngobrol, ban dalem akhirya selesai dipasang. Kemudian kita berpamitan pada tukang tambal ban itu, beliau tidak saja pandai memasang ban dalam tapi juga pandai bercerita. Aku dapat ilmu bagaimana harus hati-hati di jalan raya kalau bepergian.
Aku dan Lik Jo kemudian melanjutkan perjalananku ke Rumah Sakit. Sesampai disana aku ceritakan kejadian tadi. Disana kebetulan ada Nenek yang terbaring sakit karena jatuh dari sepeda motor karena dibonceng Bu De. Bu De juga ada disana menceritakan kejadian kecelakaan yang menimpanya bersama nenek. Ternyata Bu De waktu itu buru-buru waktu pergi dan lupa berdoa, juga lupa menggunakan helm. Kasian juga melihat Nenek dan Bu De. Akhirnya aku berjanji pada diriku sendiri  kalau kemana-kemana harus berdoa, mengecek semua kelengkapan berkendara dan selalu berhati-hati.
                                                                                                                                         

Aku ingin Menjadi Jagoan Komputer


Aku ingin Menjadi Jagoan Komputer
Oleh : Riyadi Hidayat*

Namaku Slamet, sekarang aku kelas 5 SD. Pak Dayat adalah Guru Komputer di sekolahku. Setiap pulang sekolah kegiatan ekstra komputer selalu ramai didatangi teman-teman. Termasuk aku juga datang setiap hari Senin jam satu siang. Pak Dayat adalah sosok guru yang asyik, aku selalu memperhatikan setiap apa yang selalu beliau sampaikan. Materi program komputer yang disampaikan begitu mengasyikan untuk dipelajari.
Sebenarnya aku ini awalnya sama sekali gak bisa. Bagaimana bisa komputer, wong tiap hari di rumah aku mbantu si Mbok sama Bapak ngurusi sawah sama menggembala kambing di sawah. Tapi terus terang aku nggak minder lho...., Apalagi pak Dayat selalu bilang kalau belajar komputer itu bukan untuk anak-anak yang kaya saja, siapa saja miskin kaya harus bisa komputer. Kata Pak Dayat jaman itu semakin maju, kita tidak boleh ketinggalan jaman, kita harus terus belajar menyesuaikan perkembagannya. Apalagi komputer semakin hari semakin canggih saja. Kalu kita bisa komputer kata pak Dayat bisa membantu semua pekerjaan kita. Misalnya Robot saja harus di program dulu melalui komputer, trus kalau kita pingin punya teman banyak sampai keluar negri kita harus menguasai  program komputer internet. Wah pokoknya wakeh tenan (banyak sekali)  ternyata manfaatnya.
“ Ayo masuk jadwal komputer selanjutnya, kelas 5 “. Pak Dayat memerintahkan anak-anak masuk Laboraturium komputer. “ Anak-anak saatnya sekarang kita belajar internet”. Pak Dayat biasa mengawali dengan memberitahu materi pelajaran. “ Anak-anak siapa yang pernah mendengar kata internet ?”. Pak Dayat menanyakan dengan nada bicara bersemangat, sambil megacungkan jari keatas meminta anak-anak yang bisa mengacungkan tangan. “Saya Pak Dayat”. Aku beranikan diri mengacungkan tangan karena rasanya pernah dengar kata net waktu aku nonton batminton di lapangan sekolah.” Iya kamu Slamet, kamu pernah dengar kata internet, coba kamu jelaskan!”. Pak Dayat menanggapiku sambil memintaku menjelaskan. “Itu lho Pak Dayat, net itu kan sama seperti jaring yang di pakai buat main badminton. “ Hahaha, bukan Met itu kan net tidak pake inter“Iya kan Pak Dayat?”.” Sahut Dodi teman sebangkuku sambil tertawa seolah menertawakan aku. Tapi, aku cuek aja yang penting aku berani menjawab. “Hehehe Iya Dodi betul, bukan net yang itu yang bapak maksud” . Pak Dayat ikut tersenyum menanggapi jawabanku.
“Secara harfiah, Internet (kependekan dari interconnected-networking) ialah sistem global dari seluruh jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan standar Internet Protocol Suite (TCP/IP) untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia. Manakala Internet (huruf 'I' besar) ialah sistem komputer umum, yang terhubung secara global dan menggunakan TCP/IP sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol). Rangkaian internet yang terbesar dinamakan Internet. Cara menghubungkan rangkaian dengan kaedah ini dinamakan internetworking”.Pak Dayat menjelaskannya pada anak-anak dengan gamblang. “ Tapi perlu di ingat anak-anak, Internet memang banyak manfaatnya tetapi dampak buruk dari internet juga ada”. Pak Dayat Menegaskan penjelasannya.
“ Oh iya Pak, saya pikir kita bebas semau kita internetan Pak, temenku Dodo itu tiap hari main game di internet terus, sampai-sampai Dia jarang belajar Pak”. Kata Wawan yang duduk di depanku yang katanya punya temen namanya Dodo.
“Internet juga disalahkan oleh sebagian orang karena dianggap menjadi sebab kematian. Brandon Vedas meninggal dunia akibat pemakaian narkotik yang melampaui batas dengan semangat dari teman-teman chatting IRCnya. Shawn Woolley bunuh diri karena ketagihan dengan permainan online, Everquest. Brandes ditikam bunuh, dan dimakan oleh Armin Meiwes setelah menjawab iklan dalam Internet, apalagi temenmu itu juga tidak baik kalau segala sesuatu itu berlebihan, sampai-sampai melupakan waktu untuk belajar. Boleh saja main game di internet, tapi kalian harus bisa mengatur waktunya. Kalian harus disiplin waktu!. Caranya sebelum main kamu harus menentukan waktunya, misalnya mau main satu jam saja, setelah itu ya berhenti terus pulang dan belajar, Ok?”. Pak Dayat menceritakan bahaya internet dan menasehati kita dengan serius.
“ Siap, Pak Dayat, kita kan anak sholeh, cerdas dan trampil” sahut Wawan disambut teman-teman denga tawa di dalam Laboratorium sehingga suasananya jadi terliat ramai.
Tidak terasa setelah dilajutkan dengan praktek membuka Program Internet untuk belajar mencari informasi terkait pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam waktu sudah menunjukan jam dua siang. “ Baiklah anak-anak, kita sudah belajar mengenal Internet  dan bagaimana caranya mencari informasi gambar maupun artikel melalui internet semoga kalian bisa semakin bertambah pengetahuan, pesan bapak teknologi yang kalian kuasai jangan sampai justru mencelakai diri kalian sendiri, tetapi justru semakin memudahkan kalian mengerjakan berbagai tugas, cukup sekian dari Bapak ya?, Kalian boleh pulang sekarang”. Pak Dayat mengakhiri pelajaran tentang internet dan yang paling luar biasa Pak Dayat selalu memberi nasehat buat kita di akhir pelajaran.  Semua akhirnya mulai bangkit dari tempat duduk masing-masing dan keluar laboratorium komputer sambil mencium tangan pak Daya satu persatu.
Selama perjalanan pulang aku jadi befikir tentang apa yang sudah di sampaikan Pak Dayat, dan aku jadi punya keinginan untuk menjadi jagoan komputer yang bisa memberi bantuan kepada siapa saja yang membutuhkan, termasuk si Mbok dan Bapak di rumah. Aku akan carikan informasi di internet tentang bagaimana menanam padi yang baik biar cepat panen dan buat kambingku akan aku carikan informasi tentang bagaimana supaya kambingku bisa cepet besar dan gemuk. Hmmmmm.....Insya Allah aku siap jadi jagoaan Komputer.


*Penulis adalah Guru Komputer SD Negeri Mlati 1
  Alamat : Mlati, Glondong, Sendangadi, Mlati, Sleman

Selasa, 27 September 2011

Kita Perlu Motto Hidup untuk Motivasi

Kumpulan Motto Kehidupan
Di tengah kesukaran terletak kesempatan.
  1. Sesali masa lalu karena ada kekecewaan dan kesalahan – kesalahan, tetapi jadikan penyesalan itu sebagai senjata untuk masa depan agar tidak terjadi kesalahan lagi.
  2. Sabar dalam mengatasi kesulitan dan bertindak bijaksana dalam mengatasinya adalah sesuatu yang utama.
  3. Hati – hati secara berlebihan sama buruknya dengan tidak berhati – hati, karena membuat orang lain sangsi.
  4. Jangan hina pribadi anda dengan kepalsuan karena dialah mutiara diri anda yang tak ternilai.
  5. Hati suci selalu benar, tetapi gejolak hati selalu mengubah hasrat hati suci. Orang yang ada dalam hati suci adalah orang yang taqwa dan beriman. Itulah tantangan hidup.
  6. Jalan terbaik dalam mencari kawan adalah kita harus berlaku sebagai kawan.
  7. Bukan harta kekayaanlah, tetapi budi pekerti yang harus ditingalkan sebagai pusaka untuk anak – anak kita.
  8. Tanah yang digadaikan bisa kembali dalam keadaan lebih berharga, tetapi kejujuran yang pernah digadaikan tidak pernah bisa ditebus kembali.
  9. Kebaikan tidak bernilai selama diucapkan akan tetapi bernilai sesudah dikerjakan.
  10. Hidup tidak menghadiahkan barang sesuatupun kepada manusia tanpa bekerja keras.
  11. Kemenangan yang seindah – indahnya dan sesukar – sukarnya yang boleh direbut oleh manusia ialah menundukan diri sendiri. (Ibu Kartini )
  12. Pendidikan merupakan perlengkapan paling baik untuk hari tua. (Aristoteles)
  13. Hanya kebodohan meremehkan pendidikan. ( P.Syrus )
  14. Ketergesaan dalam setiap usaha membawa kegagalan. (Herodotus )
  15. Dia yang tahu, tidak bicara. Dia yang bicara, tidak Tau. ( Loo Tse )
  16. Tidak ada kekayaan yang melebihi akal,dan tidak ada kemelaratan yang melebihi kebodohan.
  17. Seorang sahabat adalah suatu sumber kebahagiaan dikala kita merasa tidak bahagia.
  18. Seorang sahabat adalah orang yang menjawab,apabila kita memanggil dan sering menjawab sebelum kita panggil.
  19. Kekasih yang setia adalah kekasih yang selalu menutup pintu buat cintanya orang lain.
  20. Cintailah kekasihmu secara wajar, boleh jadi akan menjadi musuhmu dihari lain. Bencilah orang yang kau benci secara wajar boleh jadi dihari lain akan menjadi cintamu.
  21. Janganlah kemiskinanmu menyebabkan kekufuran dan janganlah kekayaanmu menyebabkan kesombongan.
  22. Kebijakan dan kebajikaan adalah perisai terbaik. (Aspinal)
  23. Bunga yang tidak akan layu sepanjang jaman adalah kebajikaan. (William Cowper)
  24. Harga kebaikan manusia adalah diukur menurut apa yang telah dilaksanakan / diperbuatnya. ( Ali Bin Abi Thalib )
  25. Apabila anda berbuat kebaikan kepada orang lain, maka anda telah berbuat baik terhadap diri sendiri. ( Benyamin Franklin )
  26. Pengalaman adalah guru yang terbaik tetapibuang lah pengalaman buruk yang hanya merugikan.
  27. Hari ini harus lebih baik dari hari kemarin dan hari esok adalah harapan.
  28. Hadir terlambat memang lebih baik dari pada tidak hadir sama sekali tetapi bila berkali-kali adalah suatu kecerobohan.
  29. Menunggu kesuksesan adalah tindakan sia-sia yang bodoh.
  30. Sejarah bukan hanya rangkaian cerita, ada banyak pelajaran, kebanggan dan harta didalamnya.
  31. Cara terbaik untuk keluar dari suatu persoalan adalah memecahkannya.
  32. Kalau hari ini kita menjadi penonton bersabarlah menjadi pemain esok hari.
  33. Ceroboh dan tidak bisa menahan emosi adalah sikap yang bisa berakibat fatal.
  34. Harapan kosong itu lebih menyakitkan daripada kenyataan yang pahit sekalipun.
  35. Setiap pekerjaan dapat diselesaikan dengan mudah bila dikerjakan tanpa keengganan.
  36. Jangan tunda sampai besuk apa yang bisa engkau kerjakan hari ini.
  37. Kegagalan hanya terjadi bila kita menyerah ( Lessing )
  38. Kesopanan adalah pengaman yang baik bagi keburukan lainnya. (Cherterfield)
  39. Siapa yang kalah dengan senyum, dialah pemenagnya (A. Hubard)
  40. Berusahalah jangan sampai terlengah walau sedetik saja, karena atas kelengahan kita tak akan bisa dikembalikan seperti semula.
  41. Manusia tak selamanya benar dan tak selamanya salah, kecuali ia yang selalu mengoreksi diri dan membenarkan kebenaran orang lain atas kekeliruan diri sendiri.
  42. Pengetahuan adalah kekuatan.
  43. Janganlah larut dalam satu kesedihan karena masih ada hari esok yang menyongsong dengan sejuta kebahagiaan.
  44. Punggung pisaupun bila diasah akan menjadi tajam.
  45. Mereka bicara tentang apa yang mereka lihat, dengar dan rasakan. (AN)
  46. Segala yang indah belum tentu baik, namun segala yang baik sudah tentu indah. (AN)